Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Munculnya Apartheid di Afrika Selatan


Pengertian

Istilah Apartheid berasal dari Afrikaans pada tahun 1930-an yang artinya perpisahan. Kata tersebut berawal dari kata “Apart” (pemisah) dan “heid” (sistem atau hukum).

Sejarah

Pembuktian teori Karl Marx tentang kulit putih sebagai kelas tinggi dan kulit hitam sebagai kelas rendah telah terbukti di Afrika Selatan. Peristiwa tersebut secara resmi pada tahun 1948 dengan sebutan Era Apartheid.

Perbedaan kelas tersebut menimbulkan pertentangan sosial di Afrika Selatan yang tidak hanya terbatas pada persoalan ekonomi dan politik melainkan juga menyentuh ranah HAM.

Politik Apartheid merupakan salah satu dampak dari adanya kolonialisme dan imperialism yang dilakukan oleh bangsa Eropa bertahun lamanya yang memberikan efek besar pada perkembangan nasional dan balance of power pada suatu negara.

Kenapa Apartheid Muncul di Afrika Selatan?

  1. Suku asli (suku Bantu) yang mendiami Afrika Selatan mendapat perlakuan buruk dari bangsa Eropa, yaitu Belanda dan Inggris.
  2. Adanya keinginan pendatang untuk menguasai kekayaan Sumber Daya Alam.
  3. Timbulnya kaum kulit putih yang merupakan golongan superior.

Bagaimana Upaya Penghapusan Konflik Apartheid?

  1. Di Afrika Selatan sering terjadi pemberontakan untuk menghapus pemerintahan Apartheid. Gerakan tersebut dilakukan oleh rakyat kulit hitam yang dipelopori oleh African National Congrees (ANC) di bawah pimpinan Nelson Mandela.
  2. Pada tanggal 21 Februari 1991, Presiden de Klerk mengumumkan penghapusan semua ketentuan dan eksistensi sistem politik Apartheid di hadapan parlemen Afrika Selatan. Pengumuman itu diikuti penghapusan 3 UU yang memperkuat kekuasaan Apartheid, antara lain:Land Act: UU yang melarang orang kulit hitam mempunyai tanah di luar wilayah tempat tinggal yang ditentukan.
  • Group Areac Act: UU yang mengatur pemisahan tempat tinggal orang kulit putih dengan dengan kulit hitam.
  • Population Registration Act: UU yang mewajiban orang kulit hitam untuk mendaftarkan diri menurut kelompok suku masing-masing.

Dampak Apartheid

  1. Hanya warga kulit putih yang dapat menguasai 80% wilayah Afsel.
  2. Warga kulit hitam hanya diizinkan tinggal di wilayah tertentu yang disebut sebagai homeland atau tanah air dan memiliki pemerintahan adminsitrasi sendiri.
  3. Terciptanya perserikatan (union) akibat dari kekuasaan Inggris dan Belanda yang menguatkan implementasi pembelahan rasial.

Posting Komentar untuk "Munculnya Apartheid di Afrika Selatan"