Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menulis Kutipan Sistem APA


Pasti kamu sering menemukan kalimat langsung dan tidak langsung di berbagai media tulisan. Namun bagaimana bila sebuah sumber tidak diketahui nama pengenalnya? Dewasa ini, jenis-jenis kutipan sudah beraneka ragam. Lalu apa saja yang perlu kamu ketahui dan bagaimana sistematikanya?





PENGERTIAN KUTIPAN





Pengutipan pada penjelesan berikut ini mengacu pada Publication Manual of the American Psychological Association (APA). Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat seseorang.





Kenapa perlu adanya kutipan? Kutipan memiliki fungsi sebagai penegasan isi uraian dan sebagai bahan bukti untuk menunjang pendapat. Format yang digunakan dalam kutipan terdiri dari nama, tahun, dan halaman. Namun, apakah kutipan hanya terdiri dari dua bagian saja? Dalam artikel ini akan menjabarkan jenis-jenis kutipan. Yuk kita simak!





Kutipan Langsung





Kutipan langsung adalah pendapat yang diambil secara lengkap sesuai dengan teks awalnya tanpa meninggalkan kata atau kalimat yang terdapat dalam sumber yang ditulis dengan ketentuan memiliki 40 kata. Penulisan sumber kutipan langsung dibagi menjadi empat yaitu,





  • Jika sumber kutipan diletakkan di awal kalimat.




Lipset (1963, hlm. 9) menuturkan, “Sejak istilah sosiologi pertama kali diterapkan pada studi sistematis hubungan sosial, analisis proses dan institusi politik telah menjadi salah satu perhatian terpentingnya. tidak ada sosiolog yang dapat memahami studi masyarakat yang tidak memasukkan sistem politik sebagai bagian utama dari analisis.”





  • Jika sumber kutipan diletakkan di akhir kalimat.




Sebagaimana suatu pendapat yang menyatakan, “Sejak istilah sosiologi pertama kali diterapkan pada studi sistematis hubungan sosial, analisis proses dan institusi politik telah menjadi salah satu perhatian terpentingnya. tidak ada sosiolog yang dapat memahami studi masyarakat yang tidak memasukkan sistem politik sebagai bagian utama dari analisis.” (Lipset, 1963, hlm. 9).





  • Jika kutipan lebih dari 40 kata, maka kutipan harus dipisahkan dengan teks.




Perihal kebangsawan, Chaer dan Agustina (2010, hlm. 39) menjelaskan sebuah definisi,

“Kebangsawan merupakan suatu tingkat starta yang terjadi di lingkungan masyarakat. salah satu kebangsawanan yang ada di Indonesia adalah daerah Jawa. Mengenai tingkat kebangsawanan ini, Kuntjaningrat membagi masyarakat Jawa atas empat tingkat, yaitu (1) wong cilik, (2) wong sudagar, (3) priyayi, dan (4) ndara.”





  • Jika kutipan kurang dari 40 kata, maka penulisannya diintegrasikan dengan teks dan tanpa menggunakan kutip.




Gertrude Jaeger (1977) mengemukakan bahwa peran para agen sosialisasi pada tahap awal ini, terutama orang tua, sangat penting.





Kutipan Tak Langsung





Kutipan tak langsung ialah pendapat pengarang yang diambil hanya intisari atau ikhtisarnya saja.





Rahman (2018) menjelaskan bahwa kajian sastra bandingan tidak dapat dilepaskan dari aspek pengaruh. Sedikitnya ada enam pengaruh yang terdapat dalam karya sastra, yaitu pinjaman, pengaruh budaya, sastra dalam pengasingan, penolakan pengarang yang datang dari budaya lain, dipengaruhi pengarang lain, dan pengkhianatan kreatif (second existence).





Kutipan yang Merujuk Sumber Lain





Jika kutipan yang diambil merupakan sebuah pendapat yang dirujuk juga oleh sumber yang dipakai, maka sumber kutipan yang ditulis adalah sumber yang kamu pegang dengan catatan tetap menyebutkan siapa yang mengemukakan pendapat tersebut.





Mayring (dalam Rahman, 2018, hlm. 15) menjelaskan bahwa analisis isi adalah merupakan teknik penelitian yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik kesimpulan dari sebuah buku atau dokumen.





Kutipan dari Penulis Berjumlah Dua Orang Atau Lebih





Dalam aturan APA, jika penulis terdiri hingga tiga orang, maka nama belakang penulis tersebut harus tetap dituliskan ketiganya. Akan tetapi, jika penulis lebih dari tiga orang, maka cukup nama belakang penulis pertama saja yang disebutkan dan dilanjutkan dengan penulisan “dkk.





Hal ini tentu sesuai dengan beberapa fungsi bahasa sebagai the instrumental function dan the regulatory function (fungsi instrumental dan regulasi), yaitu bahasa sebagai pelayan pengelolaan lingkungan dan pengawasan (regulasi) pada suatu tempat (Yanti, Zabadi, dan Rahman, 2017, hlm. 7).





Kutipan dari Penulis yang Berbeda dan Sumber yang Berbeda





Jika suatu teori dibahas oleh beberapa orang dalam sumber yang berbeda, maka seluruh penulis dan tahun tulisan diletakkan pada satu kutipan tersebut. Biasanya cara ini digunakan pada kutipan tidak langsung (hasil interpretasi pengutip).





Beberapa studi membuktikan bahwa membaca dan menulis merupakan cara terampuh dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis (Moore dan Parker, 2000; Chaffee, dkk., 2003; dan Emlia, 2005).





Kutipan dari Penulis yang Sama dari Sumber yang Berbeda





Terkadang seseorang penulis membuat banyak buku referensi dengan judul yang berbeda-beda pada tahun yang sama. Jika dalam suatu pengutipan terdapat dari penulis yang sama tetapi pada sumber yang berbeda dengan tahun yang sama, maka cara penulisannya menggunakan huruf a, b, c, dan seterusnya setelah penulisan tahun terbit.





Goffman (2018a), Goffman (2018b), Goffman (2018c)





Kutipan dari Tulisan Tanpa Nama Penulis





Pernahkah kamu bingung dalam kasus tersebut? Biasanya hal tersebut dapat kita temukan di dalam jurnal ilmiah atau situs jejaring. Solusinya jika suatu sumber tidak tercantum penulisnya, maka teknik penulisannya sebagai berikut:





(Tanpa Nama, 2017, hlm.10) atau (Unknown, 2017, hlm. 10)


Posting Komentar untuk "Cara Menulis Kutipan Sistem APA"

Berlangganan via Email